Kembali Merindukan Ramadhan…

Bismillah.

Setiap muslim tentu mendambakan ketenangan dan kesejukan beribadah. Bulan Ramadhan adalah bulan dimana kaum muslimin di segala penjuru bumi kembali menjalani ibadah puasa yang sangat agung. Selain itu banyak amal salih yang seolah bersemi dan bertebaran di bulan yang mulia itu. Ramadhan akan menyisakan kelezatan di dalam hati insan beriman.

(lebih…)

Ikhlas dan Mutaba’ah

Diantara kaidah penting yang harus dipahami oleh setiap penggerak dakwah -bahkan oleh setiap muslim- adalah bahwa agama Islam ini dibangun di atas dua pondasi yang agung; yaitu ikhlas kepada Allah dan mutaba’ah kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

(lebih…)

Berpaling Ke Kanan atau Ke Kiri Setelah Sholat

Imam Bukhari rahimahullah membawakan hadits dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, beliau berkata, “Janganlah salah seorang dari kalian memberikan tempat sedikit pun bagi setan untuk merusak sholatnya. Dimana dia beranggapan bahwa wajib baginya ketika selesai sholat berpaling hanya dari arah kanan. Karena aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sering sekali berpaling -menghadap jama’ah- dari arah kiri.” (HR. Bukhari no. 828)

(lebih…)

Diantara Jari Jemari Allah

Imam Tirmidzi meriwayatkan dengan sanadnya dari Syahr bin Hausyab, dia berkata : Aku berkata kepada Ummu Salamah, “Wahai Ibunda kaum beriman, apakah doa yang paling banyak dibaca oleh  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berada di sisimu?” maka beliau menjawab, “Doa yang paling sering beliau baca adalah ‘Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘ala diinik’ yang artinya ‘Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu’.” Ummu Salamah mengatakan : Aku pun berkata, “Wahai Rasulullah, betapa seringnya anda berdoa dengan membaca ‘Yaa muqollibal quluub, tsabbit qolbii ‘ala diinik’?! Maka beliau pun menjawab, “Wahai Ummu Salamah, tidaklah ada seorang anak Adam melainkan hatinya berada diantara dua jari dari jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki akan Allah luruskan, dan siapa yang Allah kehendaki maka Allah akan simpangkan.” Mu’adz -seorang periwayat- pun membaca ayat (yang artinya), “Wahai Rabb kami, janganlah Engkau sesatkan hati kami setelah Engkau berikan petunjuk kepada kami.” Hadits ini disahihkan al-Albani (lihat Sahih Sunan Tirmidzi, 3/447)

(lebih…)

Obat Lemah Iman

Bismillah.

Imam al-Ajurri rahimahullah meriwayatkan dari Umair bin Habib seorang sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau berkata, “Iman bertambah dan berkurang.” Ada yang bertanya kepadanya, “Seperti apa itu bertambah dan berkurangnya?” beliau pun menjawab, “Apabila kita mengingat Allah ‘azza wa jalla, memuji-Nya, dan takut kepada-Nya, itulah bertambahnya iman. Namun apabila kita lalai atau menyia-nyiakan, itulah berkurangnya iman.” (lihat asy-Syari’ah, 2/583)

(lebih…)