Waktu Makan Sahur dan Berbuka

Bismillah.

Puasa adalah ibadah yang memiliki batasan; kapan dimulai dan kapan diakhiri. Ia dimulai ketika terbit fajar yaitu pada saat masuk waktu subuh dan diakhiri dengan terbenamnya matahari di ufuk barat. Oleh sebab itu sangat dianjurkan mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.

(lebih…)

Puasa Yang Tidak Bermakna

Bismillah.

Ibnu Hajar rahimahullah di dalam Bulughul Maram mencantumkan sebuah hadits di dalam Kitab ash-Shaum dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta dan tindakan dusta serta perilaku bodoh maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makanan dan minumannya.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud, lafal milik Abu Dawud)

(lebih…)

Larangan Puasa Mendekati Ramadhan

Bismillah.

al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah dalam kitabnya Bulughul Maram membawakan sebuah hadits yang disepakati kesahihannya dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, beliau berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari -sebelumnya- kecuali bagi seorang yang sedang menjalani puasa tertentu maka silahkan dia puasa di hari-hari itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

(lebih…)

Menyambut Datangnya Ramadhan

Bismillah.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, waktu terus berjalan dan bulan Ramadhan semakin mendekat. Tidak ada yang lebih utama untuk kita siapkan menyambut datangnya bulan itu selain bekal ilmu dan keimanan. Tanpa ilmu, orang akan lebih banyak merusak daripada melakukan kebaikan. Begitu pula tanpa iman, amal yang banyak hanya akan berbuah penyesalan.

(lebih…)

Bersiap Menyambut Puasa

# Pengertian Puasa :

Secara bahasa puasa (shaum) bermakna menahan (imsak). Adapun menurut syari’at yang dimaksud dengan puasa adalah menahan diri dari makan dan minum serta berbagai pembatal puasa dari sejak terbitnya fajar hingga terbenam matahari.

(lebih…)

Karena Allah

Bismillah.

Tidaklah diragukan mengenai keutamaan para ulama. Orang-orang yang mengemban ilmu agama Islam ini dengan landasan al-Qur’an dan Sunnah serta meniti jejak para sahabat radhiyallahu’anhum ajma’in. Para ulama yang digambarkan laksana rembulan diantara bintang-bintang di langit. Para ulama yang ‘menghidupkan’ dengan Kitab Allah orang-orang yang telah mati hatinya.

(lebih…)