Pelajaran Berharga dari Abdullah bin ‘Ukaim

Bismillah.

Abdullah bin ‘Ukaim rahimahullah, beliau disebut oleh para ulama sebagai mukhadhram; yaitu orang yang hidup di masa jahiliyah kemudian masuk Islam tetapi tidak berjumpa dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Thabaqah/tingkatan mereka berada diantara tingkatan sahabat dan tabi’in. Ibnu Hajar menegaskan bahwa tingkatan mukhadhram adalah termasuk pada jajaran pembesar tabi’in (lihat Tanbih Dzawil Fithan, hlm. 100 karya Syaikh Abdul Malik Ramadhani dan Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 3/282 karya Syaikh Abdul Muhsin al-’Abbad hafizhahumallah)

(lebih…)

Berjuang Mengikuti Kebenaran

Bismillah.

Bagi seorang muslim kebenaran datang dari Allah. Kebenaran itu bersumber dari al-Kitab dan as-Sunnah. Karena itulah apabila terjadi perselisihan kita diperintahkan untuk mengembalikan hal itu kepada keduanya. Allah berfirman (yang artinya), “Kemudian jika kalian berselisih tentang suatu perkara maka kembalikanlah kepada Allah dan Rasul…” (an-Nisaa’ : 59)

(lebih…)

Kitab Yang Diberkahi

Bismillah. Wa bihi nasta’iinu.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, mengikuti ajaran Kitabullah adalah jalan untuk meraih rahmat Allah. Allah berfirman (yang artinya), “Dan inilah kitab yang Kami turunkan penuh dengan keberkahan, maka ikutilah ia dan bertakwalah kalian, mudah-mudahan kalian dirahmati.” (al-An’am : 155)

(lebih…)