Bismillah.

Allah berfirman :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang yang apabila disebut nama Allah maka hatinya merasa takut, apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka, dan kepada Rabbnya saja mereka itu bertawakal.” (al-Anfal : 2)

Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan :

وهذه صفة المؤمن ‌حق المؤمن ، الذي إذا ذكر الله وجل قلبه ، أي : خاف منه ، ففعل أوامره ، وترك زواجره

Inilah sifat orang mukmin yang sejati. Yaitu orang yang apabila disebut nama Allah hatinya menjadi bergetar dan takut kepadanya; oleh sebab itu dia pun melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya… (ihat Tafsir Ibnu Katsir Surat al-Anfal [buka])

Hal ini mengingatkan kita tentang kemuliaan para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memiliki hati yang sangat lembut dan merasa takut terhadap Allah. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Irbadh bin Sariyah radhiyallahu’anhu :

وعظنا رسول الله صلى الله عليه وسلم موعظةً بليغة وجلت منها القلوب، وذرَفت منها العيون

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihati kami dengan suatu nasihat/wejangan yang sangat dalam/menyentuh sehingga membuat hati merasa takut dan melelehkan air mata. (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, hadits hasan sahih, hadits Arba’in no 28)

Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah menjelaskan :

الموعظة ما كان من الكلام فيه ترغيب وترهيب، يؤَثّر على النفوس ويبلغ القلوب، فتوجل من مخافة الله

Yang disebut sebagai mau’izhah/wejangan adalah ucapan yang mengandung dorongan dan peringatan, sehingga memberikan pengaruh ke dalam jiwa serta meresap ke dalam hati, Oleh sebab itu hati itu bergetar karena rasa takutnya kepada Allah… (lihat Fathul Qawil Matin fi Syarhil Arba’in [buka])

Di dalam al-Qur’an Allah pun telah menjelaskan kepada kita tentang sifat orang munafik yang di dalamnya terdapat penyakit. Di dalam Tafsir Muyassar dijelaskan bahwa di dalam hati mereka (orang munafik) terdapat keraguan dan kerusakan. Oleh sebab itulah mereka terjebak dalam maksiat-maksiat yang menmbuahkan hukuman bagi mereka. Karena itulah Allah tambahkan kepada mereka keragu-raguan… (lihat Tafsir Muyassar, hal. 3)

Di dalam al-Qur’an Allah juga menggambarkan bahwa orang munafik sangat sedikit dalam mengingat Allah dan mereka itu riya’ dalam beribadah; yaitu demi mencari pujian dan sanjungan manusia.

Di dalam Tafsir Muyassar dijelaskan bahwa maksud dari hati orang beriman itu ‘bergetar atau takut’ ketika disebut nama Allah adalah hatinya merasa kaget atau tersentuh dan trenyuh. Hal ini memberikan pelajaran bagi kita betapa pentingnya membersihkan hati dan menjaga kesehatannya dari segala kotoran dosa dan perusak keikhlasan. Karena yang dilihat oleh Allah pada diri kita adalah hati dan amalan, bukan penampilan atau harta kekayaan.

Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan, “Bukanlah iman itu hanya dengan berangan-angan ataupun menghiasi penampilan. Akan tetapi iman adalah apa-apa yang bersemayam di dalam hati dan dibuktikan dengan amalan.” Iman adalah keyakinan di dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan anggota badan. Iman bertambah kuat dengan ketaatan dan berkurang atau melemah akibat kemaksiatan.

Bentuk ketaatan yang paling besar adalah mentauhidkan Allah dalam beribadah, sedangkan syirik adalah kemaksiatan yang paling parah. Amalan bisa berbeda-beda tingkatan dan keutamaannya tergantung dengan apa-apa yang ada di dalam hati pelakunya berupa iman dan keikhlasan. Betapa banyak amalan kecil menjadi besar karena niatnya. Sebaliknya, tidak sedikit amalan yang tampaknya besar dan hebat menjadi kecil atau bahkan hancur karena masalah niatnya. Maka perjuangan untuk membersihkan hati dan memperbaikinya adalah perjuangan besar yang wajib dilakukan oleh setiap muslim sepanjang hidupnya. Wallahul musta’aan.

Penyusun : Redaksi www.al-mubarok.com


Redaksi

Redaksi al-mubarok.com dikelola oleh relawan dan pegiat dakwah Masjid Jami' al-Mubarok (MJM) YAPADI Yogyakarta

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *