Bismillah.
Mengapa kita perlu belajar tauhid?
Jawabannya; karena tauhid merupakan landasan yang paling mendasar di dalam agama Islam, karena tauhid inilah Allah menciptakan jin dan manusia serta mengutus para rasul, dengan tauhid pula Allah menurunkan kitab-kitab dan tegaknya pasar surga dan neraka; manusia pun terbagi menjadi golongan yang muslim dan kafir.
Allah berfirman (yang artinya), “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (adz-Dzariyat : 56)
Keterangan :
- Ayat di atas merupakan dalil yang sangat jelas menunjukkan bahwa Allah menetapkan hikmah penciptaan jin dan manusia adalah untuk beribadah hanya kepada-Nya. Inilah yang disebut dengan tauhid.
- Tauhid itu terwujud dengan menujukan segala bentuk ibadah kepada Allah dan meninggalkan segala bentuk sesembahan selain-Nya.
- Ibadah memiliki makna yang sangat luas; ia mencakup segala hal yang dicintai dan diridhai Allah berupa ucapan dan perbuatan; yang batin/tersembunyi maupun yang lahir/tampak.
- Tauhid merupakan perintah Allah yang paling agung, sedangkan syirik merupakan larangan yang terbesar. Syirik adalah beribadah kepada selain Allah di samping beribadah kepada Allah.
- Manusia tidak muncul begitu saja tanpa pencipta, atau menciptakan dirinya sendiri. Akan tetapi manusia ada karena diciptakan oleh Allah dari tiada menjadi ada.
- Sekedar mengakui bahwa Allah sebagai satu-satunya pencipta maka belum cukup dalam bertauhid. Seorang dikatakan bertauhid jika dia menujukan ibadahnya kepada Allah semata dan menjauhi syirik.
- Setiap manusia wajib mengenali tauhid.
- Para da’i wajib untuk memprioritaskan dakwah tauhid.
- Tidak akan tegak agama Islam tanpa tauhid.
Referensi :
a. 100 Su’al wa Jawabuhu fi ‘Aqidati Tauhid, Syaikh Abdul Aziz asy-Sya’lan
b. Tsalatsah al-Ushul, Syaikh Muhammad at-Tamimi
c. al-‘Ubudiyah, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah
0 Komentar