Bukan Siapa-Siapa

Bismillah.

Sebagian orang yang diberikan taufik oleh Allah memberikan pelajaran kepada kita bukan dengan ucapan atau tulisannya. Banyak yang kita bisa ambil dari perilaku dan tingkah-lakunya. Budi pekerti yang luhur dan sopan-santun merupakan bagian dari ajaran agama yang tentu tidak bisa diremehkan. Adalah aib bagi seorang hamba ketika lenyap dari dalam dirinya adab dan akhlak Islam.

Baca Selengkapnya

Karena Allah

Bismillah.

Tidaklah diragukan mengenai keutamaan para ulama. Orang-orang yang mengemban ilmu agama Islam ini dengan landasan al-Qur’an dan Sunnah serta meniti jejak para sahabat radhiyallahu’anhum ajma’in. Para ulama yang digambarkan laksana rembulan diantara bintang-bintang di langit. Para ulama yang ‘menghidupkan’ dengan Kitab Allah orang-orang yang telah mati hatinya.

Baca Selengkapnya

Mengenal Tawadhu’

al-Hasan berkata, “Tahukah kalian apa itu tawadhu’? Tawadhu’ itu adalah ketika kamu keluar dari rumahmu, maka tidaklah kamu bertemu seorang muslim melainkan kamu melihat dirinya memiliki suatu kelebihan di atas dirimu.” (lihat Aina Nahnu min Haa’ulaa’i, 5/119)

Baca Selengkapnya

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 8

shf_fathul_majid

8. Hak Allah Atas Setiap Hamba

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan hadits dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu’anhu. Beliau mengisahkan : Dahulu aku pernah membonceng Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas seekor keledai. Ketika itu beliau berkata kepadaku, “Wahai Mu’adz, apakah kamu tahu apakah hak Allah atas hamba dan apa hak hamba kepada Allah?”. Aku menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau bersabda, “Hak Allah atas hamba adalah mereka beribadah kepada-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Adapun hak hamba kepada Allah ialah Allah tidak akan menyiksa orang yang tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.” Aku berkata, “Wahai Rasulullah, apakah tidak sebaiknya saya kabarkan berita gembira ini kepada manusia?”. Beliau menjawab, “Jangan kabarkan berita gembira ini kepada mereka karena itu akan membuat mereka bersandar.” (HR. Bukhari dan Muslim dalam kedua kitab Sahih mereka)

Baca Selengkapnya

Tawadhu’

HKONK

Oleh : Syaikh Shalih bin Sa’ad as-Suhaimi

   من هذه الأُسُسِ من أُسُسِ منهج السّلَف الذي هو أَسْلَمُ وأَعْلَمُ وأحكم: التَّوَاضُعُ؛ وأعني: بالتواضعَ؛ لِينِ الجانب للعلم والتعلُّم وللعلماءِ، فإنه من تواضع لله رَفَعَه، وإنَّ الشيطان لَيَنْفُخُ في رأس البعض أنه قد بلغ درجةً لم يَبلغها أحد، فإذا وَصَل إلى هذه الحال؛ فَلْيَعْلَمْ أنه أَجْهَلُ الناس؛ فلا يزال الرجل عالمًا مادام يطلب العلم، فإذا ظنَّ أنه قد علِم؛ فقد جهِل.

Salah satu diantara asas ini, yaitu asas-asas manhaj salaf yang merupakan jalan yang paling selamat, paling berilmu, dan paling bijaksana ialah; memiliki sifat tawadhu’. Dan yang saya maksudkan dengan tawadhu’ di sini adalah mudah/tidak sombong untuk menerima ilmu dan belajar kepada para ulama/ahli ilmu.

Baca Selengkapnya