Postingan Perdana

Bismillah.

Tidak terasa perjalanan website al-Mubarok sudah cukup lama, yang semula berupa website gratisan di alamat : kajianmahasiswa.wordpress.com pada bulan Juni tahun 2013 kemudian berpindah ke domain berbayar di alamat situs : www.al-mubarok.com sejak tahun 2014 seiring dengan perkembangan program Ma’had al-Mubarok yang ketika itu masih dilaksanakan di Masjid al-Mubarok Tegalrejo – kawasan utara Kampus UMY Kasihan Bantul Yogyakarta.

Kini pada tahun 2023 atau 1445 H website al-Mubarok telah berusia kurang lebih 10 tahun. Ya, umur yang mungkin masih terbilang muda untuk sebuah portal dakwah di dunia maya. Pada postingan perdana di website kajianmahasiswa.wordpress.com kami menyajikan tulisan seputar pentingnya dakwah tauhid. Artikel diposting pada 5 Juni 2013 dengan judul ‘Kebutuhan Umat terhadap Dakwah Tauhid‘. Artikel bisa dibaca di tautan berikut ini : http://www.al-mubarok.com/kebutuhan-umat-terhadap-dakwah-tauhid/

Alhamdulillah, sebuah kemudahan dan taufik dari Allah yang wajib untuk kami syukuri. Diantara nasihat berharga yang dimuat di dalam artikel tersebut adalah apa yang dinasihatkan oleh guru kami Syaikh Walid Saifun Nashr hafizhahullah -sebagaimana nasihat ini beliau sampaikan dalam kesempatan Daurah Sahih Muslim di Kaliurang beberapa tahun silam- :

Syaikh Walid Saifun Nashr hafizhahullah memaparkan, bahwa manusia itu bermacam-macam. Bisa jadi mereka adalah orang yang tidak mengerti tauhid -secara global maupun terperinci- maka orang semacam ini jelas wajib untuk mempelajarinya. Atau mereka adalah orang yang mengerti tauhid secara global tetapi tidak secara rinci maka orang semacam ini wajib belajar rinciannya.

Atau mereka adalah orang yang telah mengetahui tauhid secara global dan terperinci maka mereka tetap butuh senantiasa diingatkan tentang tauhid serta terus mempelajari dan tidak berhenti darinya. Jangan berdalih dengan perkataan, “Saya ‘kan sudah menyelesaikan Kitab Tauhid.” atau, “Saya sudah menuntaskan pembahasan masalah tauhid.” atau, “Isu seputar tauhid sudah habis, jadi kita pindah saja kepada isu yang lain.” Tidak demikian!

Sebab, tauhid tidak bisa ditinggalkan menuju selainnya. Akan tetapi tauhid harus senantiasa dibawa bersama yang lainnya. Kebutuhan kita terhadap tauhid lebih besar daripada kebutuhan kita terhadap air dan udara…

Demikian kutipan nasihat beliau…

Dalam kesempatan ini kami mengajak kepada segenap kaum muslimin yang ingin ikut serta membangun dakwah bersama website al-Mubarok dan Yayasan Pangeran Diponegoro untuk menyisihkan sebagian hartanya di jalan Allah untuk keperluan operasional dakwah Masjid Jami’ al-Mubarok YAPADI yang berlokasi di Donotirto RT 8 Bangunjiwo Kasihan Bantul, sekitar 1,5 km barat daya Kampus UMY.

Adapun kebutuhan anggaran bulanan untuk berbagai kegiatan dakwah masyarakat, pendidikan, kajian rutin, kerja bakti, perawatan kebersihan, TPA, khutbah jum’at, dsb berkisar sekitar 8 juta rupiah/bulan. Donasi bisa disalurkan melalui rekening resmi Yayasan Pangeran Diponegoro di alamat : BSI no 711 819 4537 atas nama Yayasan Pangeran Diponegoro dengan konfirmasi ke no : 0853 3634 3030 (wa).

Selain itu pada saat ini website al-Mubarok juga sedang memperpanjang sewa domain dan hosting dengan biaya Rp.1.580.418,- alhamdulillah sudah ada donasi yang masuk sebesar Rp.500.000,-. Kekurangan sebesar kurang lebih 1 juta rupiah. Monggo jika ada yang berkelapangan bisa menyalurkan donasi melalui rekening yang sudah tertera di atas. Jazakumullahu khairan

Penyusun : Redaksi www.al-mubarok.com

Tinggalkan komentar