al-Mubarok

Makna ‘Dubur’ dalam Hadits Mu’adz

Bismillah.

Terdapat sebuah faidah yang cukup berharga untuk kita amalkan; yang hal ini berkaitan dengan ibadah sholat yang kita kerjakan setiap hari.

Syaikh Abdul Karim al-Khudhair hafizhahullah menjelaskan :

جاء في حديث معاذ –رضي الله عنه-: «إني أحبك فلا تدع أن تقول في دبر كل صلاة: اللهم أعني على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك» [عمل اليوم والليلة لابن السني: 118]

(دبر الصلاة) يحتمل أن يكون قبل السلام، ويحتمل أن يكون بعدها، فلو قال قبل السلام: اللهم أعني على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك، فلا بأس، وإن أخّره إلى ما بعد السلام أيضاً فلا بأس؛ لأن اللفظ محتمل.

Terdapat keterangan di dalam hadits Mu’adz radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya aku mencintaimu, maka janganlah kau tinggalkan bacaan pada dubur setiap sholat yaitu ‘Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatika.” (Amalul Yaumi wal Lailah no. 118 karya Ibnu Sunni)

Yang dimaksud dubur/belakang sholat bisa berarti sebelum salam dan bisa juga setelah salam. Seandainya orang itu membaca doa sebelum salam ‘Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik’ maka tidak mengapa. Dan apabila dia mengakhirkannya setelah salam juga tidak mengapa; karena kalimat ini muhtamal/bisa dibawa kepada dua makna tersebut.

Sumber : شرح الدروس المهمة لعامة الأمة

https://shkhudheir.com/pearls-of-benefits/883819074


Redaksi

Redaksi al-mubarok.com dikelola oleh relawan dan pegiat dakwah Masjid Jami' al-Mubarok (MJM) YAPADI Yogyakarta

LEAVE A REPLY

    Pencarian

    Prioritas Dakwah

    Kategori Artikel

    Arsip Artikel

    Sejarah YAPADI