Flash Donasi Pembebasan Tanah

Yayasan Pangeran Diponegoro (YAPADI) merupakan sebuah lembaga dakwah yang mengelola kegiatan dakwah dan kajian Islam untuk mahasiswa dan masyarakat umum.

Yayasan ini merupakan perkembangan dari kegiatan Forum Studi Islam Mahasiswa (FORSIM) yang membuka program belajar Islam bernama Ma’had al-Mubarok. Keberadaan FORSIM semakin berkembang -setelah taufik dari Allah- dengan dukungan Wisma Muslim al-Mubarok. Kegiatan dakwah diadakan di sekitar Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Pada awalnya kajian diadakan di Masjid al-Mubarok Tegalrejo – sebelah utara Kampus UMY dan berjalan selama kurang lebih 1,5 tahun. Kegiatan Ma’had al-Mubarok diadakan setiap akhir pekan; yaitu pada hari Sabtu dan Ahad. Diantara ustaz yang mengajar program ini pada tahun pertama pembukaan program ini adalah : Ust. Afifi Abdul Wadud, B.A., Ust. Zaid Susanto, Lc., Ustaz Ahmad Mz, S.S. dan Ust. M. Abduh Tuasikal, M.Sc. Pada tahun kedua kajian dipindahkan ke Masjid Muthohharoh Ngebel – sebelah selatan Kampus UMY dengan jadwal kajian di hari Sabtu dan Ahad pula.

Sejak itulah panitia membuka donasi pembangunan Graha al-Mubarok; sebuah pusat dakwah yang terdiri dari masjid dan berbagai bangunan penunjang lainnya. Setelah sekitar 5 tahun membuka donasi alhamdulillah pada beberapa bulan yang lalu pembangunan masjid lantai pertama sudah terlaksana dengan bantuan donasi dari seorang donatur dari Jakarta; semoga Allah memberikan balasan terbaik kepada beliau atas perhatian dan jasa-jasanya.

Masjid yang dibangun ini berlokasi di dusun Donotirto -perbatasan dengan dusun Mancasan, Ambar Ketawang, Gamping, Sleman- yang berjarak sekitar 2 km barat daya kampus UMY. Donotirto adalah sebuah dusun yang berada di wilayah desa Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta. Masjid yang dibangun ini berada di atas tanah wakaf dari kaum muslimin; diantaranya adalah dari Bp. Suranto – warga Donotirto, Bp. Sudarmanto – warga Ngebel, dan donasi dari kaum muslimin dari berbagai daerah di tanah air. Publikasi donasi disebarkan melalui media sosial diantaranya melalui website : www.al-mubarok.com dan sarana dakwah yang lainnya.

Luas tanah wakaf awal yang digunakan untuk membangun masjid adalah 400 m2 kemudian setelah mendengarkan masukan dari berbagai pihak maka lahan pembangunan ini diperluas dengan membeli tanah di depannya seluas 704 m2. Sehingga total luas tanah masjid adalah 1104 m2. Masjid yang dibangun berukuran 15 x 12 m2. Dan insya Allah masjid ini akan dibuat menjadi 2 lantai. Dari tanah perluasan inilah panitia kembali membuka donasi khusus untuk membebaskan lahan tersebut dan alhamdulillah sudah dibayarkan dan masih menanggung hutang sebesar Rp.412 Juta. Harga tanah per meter adalah Rp.1 Juta. Sampai tulisan ini kami susun alhamdulillah sudah terkumpul donasi khusus untuk pembebasan tanah sekitar Rp.240 Juta. Oleh sebab itu masih terbuka kesempatan bagi para muhsinin untuk menutupi kekurangannya sebesar Rp.172 Juta.

Pada kesempatan yang sangat berharga ini kami membuka flash donasi (donasi cepat) untuk menyelesaikan pelunasan pembebasan tanah tersebut. Flash donasi periode pertama dibuka sejak hari ini Senin, 29 Oktober 2018 sampai Senin 19 November 2018. Hal ini perlu untuk kami lakukan disebabkan pelunasan tanah ini ditargetkan selesai di akhir tahun 2018 ini. Demikian informasi dan himbauan yang bisa kami sampaikan, semoga Allah berikan taufik kepada kita untuk membantu pembebasan tanah untuk masjid ini dengan penuh keikhlasan.    

Rekening donasi dan kontak konfirmasi bisa dilihat pada poster di bawah ini :

 


Redaksi

Redaksi al-mubarok.com untuk sementara ini dikelola oleh Ari Wahyudi, seorang pengajar nahwu dan shorof untuk pemula di Perpustakaan al-Mubarok

LEAVE A REPLY

    Pencarian

    Bangun Masjid!

    Kategori Artikel

    Arsip Artikel

    Sejarah YAPADI