Meminta Didoakan oleh Orang Salih

Syaikh Muqbil bin Hadi rahimahullah pernah ditanya mengenai hukum meminta didoakan oleh orang salih atau orang muslim yang lain; apakah hal itu bermasalah?.

Beliau rahimahullah menjawab :

لا أعلم مانعاً من هذا .
لأنه جاء غير واحدٍ إلى رسول الله – صلى الله عليه وعلى آله وسلم – ، فجاء ذلكم الأعمى فقال : يا رسول الله ادعو الله لي ، فما أنكر عليه النبي – صلى الله عليه وعلى آله وسلم – ، والنبي – صلى الله عليه وعلى آله وسلم – دعا لغير واحدٍ .

فلا أعلم مانعاً .

لكن لا ينبغي للشخص أن يتكل على دعاء الآخرين فإن الله عز وجل يقول في كتابه الكريم : ” وَقَالَ رَبُّكُـمْ ٱدْعُونِى أَسْتَجِبْ لَكُمْ ” .
ويقول : ” وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنّي فَإِنّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُواْ لِى وَلْيُؤْمِنُواْ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ ” .

أما أن تطلب الدعاء فلا أعلم بأساً في طلب الدعاء من الرجل المسلم .

Saya tidak mengetahui ada dalil yang melarang hal itu.

Karena telah datang tidak hanya seorang kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam -untuk meminta didoakan oleh beliau- salah satunya ada seorang buta yang datang dan berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah untuk kebaikan diriku.” Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengingkarinya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mendoakan untuk orang lain tidak hanya satu orang.

Saya tidak mengetahui adanya dalil untuk melarangnya.

Akan tetapi tidak semestinya seorang bersandar kepada doa orang lain, karena sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla berfirman di dalam kitab-Nya yang mulia (yang artinya), “Dan Rabb kalian mengatakan : Berdoalah kepada-Ku pasti akan Aku kabulkan.” Dan Allah juga berfirman (yang artinya), “Apabila hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, sesungguhnya Aku mahadekat; Aku akan memenuhi seruan doa orang yang meminta itu ketika dia berdoa kepada-Ku, oleh sebab itu hendaklah mereka penuhi panggilan-Ku dan beriman kepada-Ku, mudah-mudahan mereka terbimbing di jalan yang benar.”

Adapun anda meminta orang lain -sesama muslim, pent- untuk mendoakan maka saya tidak mengetahui adanya masalah/larangan dalam hal meminta doa kepada seorang muslim.

Demikian nukilan fatwa beliau.

Silahkan unduh rekaman audionya dari sini [klik]

Catatan : Yang dimaksud doa dari orang lain di sini adalah orang yang masih hidup, bukan orang mati.

# Sumber : http://www.muqbel.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *