Meraup Untung di Bulan Ramadhan

Saat Ramadhan Mulai Berkemas, Bagaimana Anda (Bagian 3)

Penulis : Ustaz Afifi Abdul Wadud, B.A. hafizhahullah

SAAT MERAUP UNTUNG DI BULAN RAMADHAN

Sungguh seluruh waktu adalah saat untuk kita bertransaksi dengan Allah ta’ala. akan tetapi ramadhan adalah saat yang lebih istimewa, yang tiada tandingnya, barangsiapa yang melalaikanya sungguh dia telah merugi yang tak bisa ditebus dengan apapun dari perkara dunia. Sehingga Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menyampaikan kabar gembira saat datangnya ramadhan.

DAGANGAN UTAMA DI BULAN RAMADHAN

Berikut ini beberapa amal-amal utama yang sangat ditekankan pada bulan Ramadhan, sebagai barang dagangan yang menjanjikan untung berlipat.

Ingatlah kembali inilah barang dagangan  utama anda saat ini:

1. PUASA

Inlah keuntungan puasa selengkapnya yang perlu diburu bagi yang haus meraup untung besar:

  1. Sebagai sebab diampuninya dosa yang telah lalu
  2. Shaum (puasa) membentengi pelakunya dari An Nar (Neraka)
  3. Shaum mengantarkan (pelakunya) ke dalam Al Jannah (Surga)
  4. Orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala dari Allah Subhanallahu wa Ta’ala tanpa hisab (perhitungan)
  5. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu bahagia ketika berbuka dan ketika bertemu Allah di akhirat.
  6. Bau mulut orang yang berpuasa lebih baik bagi Allah Subhanallahu wa Ta’ala daripada aroma misik (kesturi)
  7. Shaum (puasa) dan Al Qur’an memberi syafa’at (dengan izin Allah) bagi pelakunya
  8. Pintu Al Jannah (surga) “Ar Rayyan” dikhususkan bagi orang-orang yang berpuasa.

2. QIYAMULAIL, SHALAT MALAM ATAU TARAWIH

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan dengan keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dan bagi siapa yang melaksanakan shalat Tarawih hendaknya mengerjakannya bersama jama’ah sehingga akan dicatat dalam golongan qaimin, karena Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda,

من قام مع الإمام حتى ينصرف كتب له قيام ليلة  
“Siapa yang shalat bersama imamnya sehingga selesai, maka dicatat baginya shalat sepanjang malam.” (HR. Ahlus Sunan)
3. SHADAQOH

INILAH KEBERKAHAN YANG ANDA BURU DARI SEDEKAH DAN INFAQ...

Sungguh telah dijelaskan dalam syari’at ini banyak keutamaan dari infaq dan sedekah.

  • Pertama, sedekah dapat meredakan murka Allah Subhanahu wa Ta’ala,
  • Kedua, sedekah menghapuskan kesalahan dan memadamkan percikan apinya,
  • Ketiga, sedekah menjaga pelakunya terhindari dari api neraka,
  • Keempat, pelaku sedekah berada dalam naungan sedekahnya pada hari kiamat nanti,
  • Kelima, pada amalan sedekah terkandung penawar untuk berbagai jenis penyakit jasmani,
  • Keenam, penawar berbagai jenis penyakit hati,
  • Ketujuh, bahwa Allah menolak berbagai macam musibah dengan sedekah,
  • Kedelapan, bahwa seorang hamba baru bisa sampai pada hakikat kebajikan sejati melalui amalan sedekah,
  • Kesembilan, bahwa seorang yang bersedekah di doakan oleh seorang malaikat di setiap harinya, berbeda terbalik dengan orang yang menahan hartanya.
  • Kesepuluh, bahwa pelaku sedekah dikaruniakan keberkahan baginya pada hartanya,
  • Kesebelas, bahwa tidak ada harta yang tersisa bagi pemilik harta melainkan apa yang telah disedekahkannya.
  • Kedua belas, bahwa Allah melipatgandakan ganjaran bagi orang yang bersedekah,
  • Ketiga belas, bahwa pengamal sedekah akan dipanggil dari arah pintu khusus dari pintu-pintu surga, pintu yang disebut (dengan) pintu sedekah.
  • Keempat belas, bahwa tiadalah amalan sedekah ini ketika berkumpul dengan amalan puasa dan mengantarkan jenazah serta menjenguk orang sakit pada satu hari yang bersamaan, melainkan demikian itu menjadikan pelakunya masuk surga.
  • Kelima belas, bahwa pada amalan sedekah terdapat di dalamnya kelapangan dada, kenyamanan dan ketenangan hati.
  • Keenam belas, bahwa orang yang bersedekah sekiranya dari kalangan ulama, maka dia berada di seutama-utamanya kedudukan di sisi Allah.
  • Ketujuh belas, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menempatkan kaya yang disertai sedekah berada di tingkatan yang sama dengan al-Qur`an yang disertai pengamalannya.
  • Kedelapan belas, bahwa seorang hamba dianggap telah menepati perjanjian antara dirinya dengan Allah Ta’ala dan menyempurnakan akad transaksi jual beli yang terikat dengan-Nya, pada saat ia mengorbankan jiwa dan hartanya di jalan Allah.
  • Kesembilan belas, bahwa sedekah merupakan bukti atas kesungguhan dan keimanan seorang hamba,
  • Kedua puluh, bahwa sedekah pensuci bagi harta, melepaskannya dari sikap-sikap buruk (ad-dakhan) yang menerpanya, seperti kelalaian, sumpah dan dusta serta kealpaan.

SHADAQAH RAMADHAN JANGAN ANDA LEWATKAN

  1. Kemuliaan zaman (waktu) dan dilipat gandakannya amal-amal shalih di dalamnya.
  2. Membantu shaimin, qaimin, dan dzakirin untuk menjalankan ketaatan mereka.
  3. Bahwasanya bulan Ramadhan adalah bulan di mana Allah berderma (melimpahkan kebaikan) kepada para hamba-Nya dengan mecurahkan rahmat, maghfirah, dan pembebasan dari neraka, terlebih di Lailatul Qadar.
  4. Puasa dan shadaqah, keduanya menjadi sebab yang bisa menghantarkan ke surga.
  5. Berkumpulnya puasa dan shadaqah lebih kuat untuk dihapuskannya kesalahan, dipelihara dari jahannam, dan dijauhkan darinya.
  6. Shadaqah menutup kekurangan dalam pelaksanaan puasa dan shalat malamnya
  7. Orang yang berpuasa meninggalkan makan dan minumnya karena Allah.
  8. Mencontoh rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam

Sesungguhnya shadaqah di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan dan kelebihan, maka bersegeralah dan semangat dalam menunaikannya sesuai kemampuan. Dan di antara bentuk shadaqah di bulan ini adalah:

  • Memberi Makan
  • Memberi Hidangan Berbuka Bagi Orang Puasa

4. MEMBACA AL-QUR’AN

Ibnu Rajab bekata: Dalam hadits Fathimah radhiyallahu ‘anha dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwasanya beliau mengabarkan kepadanya:

أنّ جبريل عليه السلام كان يعارضه القرآن كل عام مرةً وأنّه عارضه في عام وفاته مرتين

Sesungguhnya Jibril ‘alaihissalam menyimak Al-Qur’an yang dibacakan Nabi sekali pada setiap tahunnya, dan pada tahun wafatnya Nabi, Jibril menyimaknya dua kali. (Muttafaqun ‘Alaihi)

Oleh kerena itulah para ’ulama salaf rahimahumullah sangat bersemangat untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an pada bulan Ramadhan, sebagaimana yang dijelaskan dalam Siyar A’lamin Nubala’.   

Apa untungnya bersama al-qur’an

Secara ringkas diantara Keutamaan Membaca Alquran:

Sebaik-baik manusia adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.

Alquran adalah sebaik-baik ucapan

Orang yang mahir membaca Alquran akan bersama para malaikat

Orang yang membaca Alquran diibaratkan seperti buah utrujjah yang luarnya wangi dan dalamnya manis.

Alquran akan memberi syafaat kepada pembacanya

Membaca satu atau dua ayat Alquran lebih baik daripada memperoleh satu atau dua ekor onta yang besar

Rahmat dan ketentraman akan turun ketika berkumpul membaca Alquran

Karena kemuliaan Alquran, tidak pantas bagi yang telah menghapalnya mengatakan “Saya lupa ayat ini dan itu”, tetapi hendaknya mengatakan “Ayat ini telah terlupakan.”

Membaca satu huruf Alquran akan memperoleh sepuluh kebaikan

Alquran merupakan tali Allah

Pembaca Alquran akan ditinggikan derajatnya

Dengan Alquran, Allah meninggikan suatu kaum dan dengannya pula Allah merendahkan suatu kaum

Orang yang membaca Alquran secara terang-terangan seperti bersedekah secara terang-terangan

Para penghapal Alquran dimuliakan oleh Islam

Tanda cinta kepada Allah adalah mencintai Alquran

Dicatat oleh Allah dengan kebaikan (tergantung banyaknya ayat yang dibacanya)

Keutamaan membaca al Baqarah

Mendapatkan Syafa’at di hari kiamat

Keutamaan mereka yang mengajarkan al Qur-an

5. DUDUK DI MASJID HINGGA TERBIT MATAHARI LALU SHALAT

6. I’TIKAF

7. UMRAH DI BULAN RAMADHAN

8. MENCARI LAILATUL QADAR

9. MEMPERBANYAK DZIKIR, ISTIGHFAR DAN DO’A

10. MENINGKATKAN TENSI AMAL DI SEPULUH TERAKHIR RAMADHAN

 

MERAUP PAHALA MILYARAN DALAM SEKEJAB.. MAU?

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,

مَنِ اسْتَغْفَرَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ كَتَبَ اللهُ لَهُ بِكُلِّ مُؤْمِنٍ وَمُؤْمِنَةٍ حَسَنَةً

Siapa yang beritighfar (memintakan ampunan) untuk orang-orang beriman laki-laki dan perempuan maka Allah mencatat kebaikan untuknya sebanyak kaum muminin dan mukminat.”(HR. al-Thabrani dan dihassankan Al-Albani dalam Shahih al-Jami’. Al-Haitsami berkata tentangnya dalam Majma’ al-Zawaid: sanadnya baik)

Bersambung insya Allah…

# Sumber : Seorang penimba ilmu hafizhahullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *