Sarana Mencari Ilmu

Bismillah.

Diantara keutamaan ilmu adalah bahwa ilmu itu membuahkan rasa takut kepada Allah. Allah berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya yang paling merasa takut kepada Allah diantara hamba-hamba-Nya adalah para ulama.” (Fathir : 28) 

Ilmu juga menjadi sebab diangkatnya derajat seorang hamba di hadapan Allah. Allah berfirman (yang artinya), “Allah akan mengangkat kedudukan orang-orang yang beriman diantara kalian dan orang-orang yang diberikan ilmu berderajat-derajat.” (al-Mujadilah : 11)

Hal ini merupakan salah satu bukti bahwa Allah memuliakan orang yang berilmu di atas orang yang tidak berilmu. Allah berfirman (yang artinya), “Katakanlah; Apakah sama antara orang-orang yang berilmu dengan orang-orang yang tidak berilmu.” (az-Zumar : 9)

Orang yang menuntut ilmu dan juga para ulama Allah berikan keutamaan yang sangat besar sampai-sampai para malaikat pun meletakkan sayap-sayapnya karena ridha. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu (agama) maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga. Dan sesungguhnya para malaikat benar-benar akan meletakkan sayap-sayapnya karena ridha kepada penimba ilmu. Dan sesungguhnya penimba ilmu akan dimintakan ampun oleh segala yang di langit dan di bumi sampai-sampai oleh ikan di dalam air. Dan sesungguhnya keutamaan orang berilmu di atas ahli ibadah seperti keutamaan bulan di atas semua bintang. Sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi, sesungguhnya para nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sesungguhnya mereka hanya mewariskan ilmu, barangsiapa mengambilnya sungguh dia mengambil jatah yang sangat banyak.” (HR. Abu Dawud, dll)

Menimba ilmu atau mengajarkannya di masjid merupakan amal yang sangat besar keutamaannya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berangkat di awal siang ke masjid dan tidak menginginkan kecuali untuk mempelajari suatu kebaikan atau mengajarkannya maka dia akan diberikan ganjaran/pahala seperti orang yang berhaji yang menunaikan ibadah haji dengan sempurna.” (HR. al-Hakim dan ath-Thabarani dalam al-Kabir)

Akan tetapi ilmu itu akan membuahkan malapetaka apabila tidak disertai dengan ketulusan niat dan bersihnya hati. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mempelajari suatu ilmu yang seharusnya diharapkan dengannya untuk mencari wajah Allah, tetapi dia tidaklah mempelajarinya kecuali untuk mendapatkan kesenangan dunia maka dia tidak akan mendapatkan harumnya surga pada hari kiamat.” (HR. Ahmad dll)

Hal ini menunjukkan bahwa keikhlasan adalah syarat benarnya amalan, termasuk di dalamnya ketika seorang menimba ilmu agama. Oleh sebab itu para ulama hadits sering mencantumkan hadits tentang niat di awal kitabnya, seperti Imam Bukhari di awal kitab Sahihnya, Imam Nawawi di awal Arba’innya, dan Imam Abdul Ghani al-Maqdisi di awal Umdatul Ahkamnya.

Wajib bagi setiap penimba ilmu untuk membersihkan hatinya, meluruskan niatnya dalam mencari ilmu untuk mencari wajah Allah, untuk mengejar keutamaan di negeri akhirat dan mengharapkan pahala dari Allah semata. Menuntut ilmu bukan sarana untuk mengejar ambisi dunia, ketenaran, kekuasaan, atau kedudukan di mata manusia. Semoga Allah berikan taufik kepada kita untuk ikhlas.

# Penyusun : www.al-mubarok.com

Referensi : al-’Ilmu, Wasa-iluhu wa Tsimaaruhu, Prof. Dr. Sulaiman ar-Ruhaili

Kabar Terbaru Donasi Graha al-Mubarok

Masjid yang akan dibangun ini menyandang nama Masjid Graha al-Mubarok. Masjid ini -dengan izin Allah- akan didirikan di atas lahan perbukitan yang telah diwakafkan oleh Bapak Suranto dan Bapak Sudarmanto, S.E., terletak di Dusun Donotirto, Desa Bangunjiwo, Kec. Kasihan, Kab. Bantul dengan luas 400 m2 (kurang lebih 2 km sebelah barat daya Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

Masjid Graha al-Mubarok merupakan bangunan dua lantai dengan bangunan utama seluas 15 x 11 m yang diperkirakan mampu menampung ± 250 jamaah. Selanjutnya, masjid ini juga akan dilengkapi dengan rumah ustadz ukuran (9 x 4 m2), MCK putra (3 x 4 m2), MCK putri (4 x 4 m2). Untuk menyempurnakan fasilitas pendidikan dan pelayanan untuk jama’ah panitia (Yayasan Pangeran Diponegoro) juga telah membeli tanah (belum lunas) di sekitar area pembangunan masjid seluas 704 m2 untuk keperluan lahan parkir dan lokasi pembangunan gedung rumah tahfizh al-Qur’an.

Rencana Pembangunan Masjid Graha al-Mubarok tahap pertama, diperkirakan membutuhkan biaya kurang lebih Rp1.031.800.000.00 (Satu Milyar Tiga Puluh Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) yang disertai rencana anggaran pembebasan tanah untuk perluasan masjid, area parkir dan rumah tahfizh dengan rincian: Tanah untuk area parkir dan rumah tahfizh seluas 704 m², harga satu juta rupiah permeter dan total harga Rp. 704.000.000,- (Tujuh Ratus Empat Juta Rupiah).

Sehingga total anggaran pembangunan tahap pertama adalah Rp. 1.734.800.000,- (Satu Milyar Tujuh Ratus Tiga Puluh Empat Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). Jumlah ini belum termasuk anggaran pembangunan rumah tahfizh (diperkirakan anggaran untuk pembangunan gedung rumah tahfizh sebesar Rp.300 Juta, sehingga total kebutuhan dana sebesar kurang lebih Rp.2 M). Apabila donasi tahap awal sudah mencukupi untuk pembangunan masjid dan pembebasan tanah insya Allah kebutuhan dana untuk pembangunan rumah tahfizh baru akan dianggarkan secara lebih terperinci.

Jumlah donasi yang terkumpul untuk pembangunan masjid dan pembebasan tanah per tanggal 31 Januari 2018 sebesar Rp.786.592.406,- (Tujuh Ratus Delapan Puluh Enam Juta Lima Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Empat Ratus Enam Rupiah). Sehingga jumlah dana yang masih dibutuhkan untuk melaksanakan program pembangunan tahap awal kurang lebih sebesar Rp.1.214.000.000,- (Satu Milyar Dua Ratus Empat Belas Juta Rupiah).

Donasi dapat disampaikan secara langsung kepada Panitia Pembangunan Masjid Graha al-Mubarok dengan alamat sebagai berikut : Wisma al-Mubarok 2 RT. 01 Tegalsari, Ngame, Tamantirto, Kasihan, Bantul D.I. Yogyakarta. Atau dengan transfer melalui nomor Rekening : Mandiri Syariah 710 206 3737 a/n Yayasan Pangeran Diponegoro.

Konfirmasi donasi via :
Admin al-mubarok (0853 3634 3030), atau
Saudara Yudha (089650218452).

Informasi : www.al-mubarok.com
Fanspage Facebook : Kajian Islam al-Mubarok
E-mail : yapadijogja@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *