al-Mubarok

Belajar Nahwu 1 Bulan (bagian 6)

H0858-1412049033-12609-003_Open2view_ID325250-18_Quentin_St_Forest_Hill.jpg.ashx

 

Bismillah.

Alhamdulillah atas nikmat Islam dan Sunnah, salawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita Muhammad, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka. Amma ba’du.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, kembali bertemu dalam pelajaran nahwu dengan kitab muyassar. Kini kita telah sampai pada bagian yang keenam. Pada bagian-bagian terdahulu sudah kita bahas tentang macam-macam isim, makna istilah i’rob dan bina’, dan juga tanda-tanda i’rob pada isim.

Sebelum kita lanjutkan pada materi berikutnya, perlu kiranya kita ulang kembali penjelasan tentang tanda-tanda i’rob pada isim. Sudah kita pelajari bersama, bahwa isim/kata benda ada yang akhirannya bisa berubah dan ada yang akhirannya selalu tetap. Isim yang akhirannya bisa berubah dinamakan dengan isim mu’rob, sedangkan isim yang akhirannya tetap disebut isim mabni.

Isim mu’rob ini terbagi dalam tiga keadaan; marfu’, manshub, dan majrur. Yang disebut isim marfu’ ditandai dengan akhiran dhommah (ciri yang utama, tanda pokok). Yang disebut dengan manshub ditandai dengan akhiran fathah (ciri utama, tanda pokok). Yang disebut dengan majrur adalah ditandai dengan akhiran kasroh (ciri atau tanda yang pokok).

Untuk mengunduh teks pelajaran lebih lengkap silahkan buka di sini [klik]

—————————————————

Info Penerimaan Santri Baru [hari ini terakhir pendaftaran]

IMG-20150702-WA0003


Redaksi

Redaksi al-mubarok.com dikelola oleh Ari Wahyudi; pengajar nahwu-shorof untuk pemula di Perpustakaan al-Mubarok - Yayasan Pangeran Diponegoro (YAPADI). Dalam mengurus website ini alhamdulillah kami banyak dibantu oleh teman-teman relawan dan pegiat dakwah Masjid Jami' al-Mubarok (MJM) YAPADI Yogyakarta

LEAVE A REPLY

    Pencarian

    Donasi Peduli Wabah

    Kategori Artikel

    Arsip Artikel

    Sejarah YAPADI