Solusi Jitu Bagi Masalah Bangsa dan Umat Manusia

bumi

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai manusia, sembahlah Rabb kalian; yang telah menciptakan kalian dan orang-orang sebelum kalian, mudah-mudahan kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 21)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.” (QS. An-Nisaa’: 36)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sungguh Kami telah mengutus kepada setiap umat seorang rasul yang menyerukan; sembahlah Allah dan jauhilah thaghut.” (QS. An-Nahl: 36)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal salih, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam menetapi kesabaran.” (QS. al-‘Ashr: 1-3)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri iman mereka dengan kezaliman, mereka itulah orang-orang yang akan mendapatkan keamanan dan mereka itulah yang akan diberikan petunjuk.” (QS. Al-An’aam: 82)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku niscaya dia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.” (QS. Thaha: 123)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Kemudian apabila kalian berselisih dalam suatu perkara maka kembalikanlah hal itu kepada Allah dan Rasul, jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Itulah yang terbaik dan paling bagus hasilnya.” (QS. An-Nisaa’: 59)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan apa saja yang kalian perselisihkan maka ketetapan hukumnya harus dikembalikan kepada Allah.” (QS. Asy-Syura : 10)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan hendaklah kamu putuskan hukum diantara mereka dengan apa-apa yang diturunkan Allah.” (QS. Al-Maa’idah : 49)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Maka apabila mereka itu tidak mau memenuhi seruanmu [Muhammad] ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka sedang mengikuti hawa nafsu mereka. Dan siapakah orang yang lebih sesat daripada yang mengikuti hawa nafsunya tanpa bimbingan petunjuk dari Allah?” (QS. Al-Qashash : 50)

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hendaklah merasa takut orang-orang yang menyelisihi dari perintah/ajaran rasul itu; karena mereka akan tertimpa fitnah/petaka, atau menimpa kepada mereka azab yang sangat pedih.” (QS. An-Nuur : 63)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *