Salah Satu Sebab Lenyapnya Keberkahan Ilmu

4117

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata :

ما من إنسان في الغالب أعطي الجدل إلا حرم بركة العلم ؛ لأن غالب من أوتي الجدل يريد بذلك نصرة قوله فقط ، وبذلك يحرم بركة العلم ..
أما من أراد الحق ؛ فإن الحق سهل قريب ، لا يحتاج إلى مجادلات كبيرة ؛ لأنه واضح ..
ولذلك تجد أهل البدع الذين يخاصمون في بدعهم علومهم ناقصة البركة لا خير فيها ، وتجد أنهم يخاصمون ويجادلون وينتهون إلى لا شيء ! .. لا ينتهون إلى الحق .
( تفسير سورة البقرة / ج2 / ص 444 )
“Tidaklah ada seorang insan -pada umumnya- yang diberikan hobi debat/berbantah-bantahan kecuali dia pasti terhalang dari keberkahan ilmu. Karena kebanyakan orang diberi kepandaian mendebat/suka membantah hanya ingin dengan debatnya itu untuk membela pendapatnya sendiri. Dengan sebab itulah ia terhalang dari keberkahan ilmu.”
“Adapun orang yang menginginkan kebenaran, maka sesungguhnya kebenaran itu mudah dan dekat/tidak sulit diperoleh, ia tidak butuh kepada banyak perdebatan yang besar; karena kebenaran itu gamblang. Oleh sebab itu anda dapati bahwa ahli bid’ah yang suka membela kebid’ahan mereka dengan segala bentuk perdebatan/bantahan, ilmu mereka itu minim keberkahan, yaitu tidak ada kebaikan padanya sama sekali. Dan anda bisa jumpai bahwa mereka suka mendebat dan membantah hingga pada akhirnya mereka tidak mendapatkan hasil apa-apa [yang bermanfaat]!… Artinya mereka tidak menggapai kebenaran.”
[Tafsir Surat al-Baqarah, Juz 2 hal. 444]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *